| Selangkah lagi Toraja Menuju Wisata Dunia |
| Ditulis oleh Editor KTC 03/ Reporter: So' Erick on Rabu, 14 November 2012 13:44 | ||
|
KABAR-TORAJA.COM-Rantepao- guna
menjadikan Toraja menjadi wisata dunia (World Heritage),Fokus Grup
Diskusi (FGD) diharapkan mampu melahirkan informasi yang objektif
sebagai kelengkapan data yang dibutuhkan UNESCO yang menjadi syarat
utamanya.
Demikian diungkapkan Kepala Balai Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Makassar, Drs.Andi.Muh.Said saat ditemui belum lama ini, Selasa (13/11/2012) kemarin.
Said
mengatakan pertemuan ini akan hasilkan kelengkapan data yang
diperlukan akan dikirim ke UNESCO untuk ditelaah lebih lanjut.Demikian
disampaikan disela-sela pertemuannya bersama Tim World Heritage (TWH),
dan para budayawan dan seluruh stake holder pariwisata se-Toraja Utara,
di Toraja Luta Resort, Rantepao, Toraja Utara.
Muh.Said
juga menambahkan TWH dari Kemendikbud membagi dua tim. Tim pertama
menggelar FGD, guna menggali makna Tongkonan sebagai Tallu Lolona, yang
maknanya termaktub pada ukiran di Tongkonan.
Sementara
tim kedua lainnya, mencari data dilapangan dengan cara memotret,
membuat peta, mendeskripsikan detil makna Tongkonan secara universal dan
mendatangi Tongkonan (rumah adat Toraja) yang masih representatif.
“Adalah
salah melihat Tongkonan sebagai rumah adat. Tapi nilai filosofisnya
yang membiaskan aura makna universal yang harus diketahui. Sebab tidak
semua rumah adat adalah Tongkonan,” ujar Said.
Said
berharap masyarakat Toraja mau melestarikan kebudayaan sesuai
keasliannya. Hingga Toraja tak hanya milik Toraja tapi diakui oleh
dunia.
Lebih
lanjut Said mengatakan bahwa pada 2005 lalu seharusnya Toraja telah
mendapatkan nomor registrasi, sebagai tanda menjadi daerah wisata dunia
oleh UNESCO. Namun hanya karena kurang satu data, yakni keunikannya
melalui nilai yang terkandung dalam Tongkonan, membuat daerah ini belum
membuahkan hasil. Untuk itu ia mengaku mewakili Kemendikbud untuk turun
langsung ke Toraja guna mendapatkan kelengkapan yang dimaksud.
Dan
rencananya minggu depan usai pertemuan ini, TWH akan segera melakukan
folow up, mengirimkan kelengkapan data yang tertinggal tersebut pada
UNESCO, semua berharap data yang dibutuhkan sesuai yang diinginkan.
Hingga memuluskan Toraja jadi salah satu World Heritage, kuncinya
|


